Opera 11.50 Final (Swordfish) rilis dengan ribuan bugfixes

Logo Opera BrowserOpera software baru saja merilis Opera 11.50 (Swordfish) dengan ribuan bugfixes yang dijanjikan akan lebih cepat dan memberi pengalaman baru dalam menjelajah internet.

6 bulan sejak Opera mengeluarkan versi 11, kini perusahaan asal Norwegia ini merilis Opera 11.50 dengan berbagai peningkatan yang diharapkan mampu meningkatkan market share mereka di ranah browser.

Disamping memperbaiki ribuan bugfixes yang ditemukan pada versi 11.11, salah satu perubahan utama Opera 11.50 adalah perubahan User Interface yang disebut dengan Featherweight.

Featherweight adalah jawaban Opera terhadap komplain user atas lambatnya Opera bila dibandingkan browser lain. Jan Standal, Vice President Opera for Desktop menjelaskan hal tersebut:

Meskipun Opera sudah cepat (membuka dan menutup tab/window), kami mendapat laporan dari user bahwa Opera lebih lambat dibandingkan browser lain. Kami ingin membuat browser terasa lebih ringan dan cepat, dengan tetap menjaga fungsionalitasnya.

Opera 11.50 juga memiliki beberapa fitur baru lain, diantaranya:

  • Live Speed Dial, menampilkan konten website secara real-time di Speed dial tanpa perlu membuka website tersebut.
  • Sinkronisasi Password, Opera link kini tidak hanya mensikronasi Bookmark saja, tetapi juga dapat menyimpan password.
  • Deteksi Plugin yang hilang, Opera mampu mendeteksi dan membantu pengguna untuk menginstall plugin yang diperlukan untuk membuka website (misal: Adobe Flash dan Java)
  • Dukungan lebih baik untuk standar web HTML5 (element, Session History & Navigation, W3C File API, classList,dll)
  • Perubahan lengkapnya bisa dibaca di Opera 11.50 Changelog

Review Opera 11.50

Secara garis besar kecepatannya memang bertambah dibanding versi sebelumnya dan kami sangat menyukai fitur Live Speed Dial karena dapat memantau website tanpa perlu membukanya (Laporan cuaca, tweet, grafik saham, dll)

Opera saat ini masih menjadi peringkat ke-5 dari sisi penggunaan browser global setelah Internet Explorer, Firefox, Chrome, dan Safari dengan market share sebesar 2,4%.

Info Teknologi pun bingung dengan semua fitur dan kelebihan yang ada, kenapa Opera berada di posisi 5. Mungkin karena kurangnya marketing, tidak ada perusahaan besar dibelakangnya, atau karena negara pembuatnya yang bukan dari Amerika Serikat.

Bila anda tertarik mencoba ‘Opera 11.50′ dapat mengunjungi link berikut untuk mendownloadnya: Opera Download

Tuliskan komentar atau pertanyaan anda dibawah :)