Laporan Fiskal RIM Q1 2013: Rugi $518 juta, BlackBerry 10 ditunda, 5.000 staff dipecat

RIM mengalami kerugian untuk pertama kalinya dalam 8 tahun, penundaan BlackBerry 10, dan 5000 orang karyawan dipecat.

Laporan fiskal RIM Q1 2013Kondisi RIM (Research In Motion) yang merupakan produsen headset BlackBerry asal Kanada tampaknya kian hari semakin memprihatinkan. Hal tersebut tercermin dalam laporan fiskal Q1 2013 RIM yang baru saja dirilis, disitu disebutkan bahwa RIM mengalami kerugian (net loss) sebesar $518 juta dollar atau mengalami penurunan sebesar 43% dari kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Kerugian tersebut salah satunya disebabkan oleh penurunan jumlah device yang beredar (shipped) di market, dimana pada kuartal ini disebutkan RIM hanya mampu merilis 7,8 juta BlackBerry dan 260.000 ribu PlayBook. Jumlah tersebut menurun drastis dari kuartal sebelumnya dimana RIM mampu mengedarkan 11,1 juta BlackBerry dan 500.000 PlayBook.

Kerugian RIM pun mau tidak mau berpegaruh juga untuk para pekerja karena sebagai upaya memangkas ongkos operasional RIM rencananya akan memecat sebanyak 5.000 orang karyawan yang diestimasi menelan biaya $300 juta untuk pembayaran PHK.

Dan seolah berita tersebut masih kurang buruk, RIM juga menyatakan akan menunda rilis handphone BlackBerry 10 dari rencana semula pada akhir tahun 2012 menjadi Q1 2013. Padahal bisa dibilang BlackBerry 10 merupakan harapan terakhir mereka untuk tetap bersaing di dunia mobile seluler.

Mungkin pertanyaan yang muncul kemudian di benak semua orang adalah “Apakah dengan semua masalah ini dapatkah RIM bertahan atau malah bangkit?” Yang pasti pihak RIM sendiri terkesan pesimistis akan masa depannya karena mereka sudah memprediksi bahwa di kuartal selanjutnya mereka akan tetap mengalami kerugian.

Tuliskan komentar atau pertanyaan anda dibawah :)